Juli 31, 2015

Catatan kecil

Ketika hidup memberiku seratus alasan untuk meneteskan air mata, kau datang membawa seribu alasan untuk tersenyum. Namun ketika senyum itu hadir, kau pergi dengan meninggalkan sejuta alasan untukku kembali meneteskan air mata.
Ketika hati sudah tak cukup kuat untuk menahan, tanpa sadar air mata menetes karena bibir tak tau lagi harus berkata apa,
Tak peduli siapa yang akan mengerti arti tetesan air mataku, tapi aku hanya ingin menangis untuk sedikit melegakan sesak di dada ini. Dan aku yakin Tuhan tahu kenapa sebenarnya aku ini.

Tidak ada komentar:

Tugas AKhir Kepemimpinan dan Motivasi

Lakukan critical review satu artikel dari  journal internasional terkait topik penelitian yang menjadi acuan tesis anda. Format critical rev...